Kabar Terbaru

Astra Bawa Produk UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2026


MYCITY.CO.ID, Jakarta
– PT Astra International Tbk membawa produk unggulan dari 30 pelaku usaha binaan ke ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 untuk memperluas akses usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke pasar ekspor. Pameran perdagangan internasional ini berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Hall 3A, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten.

Produk yang dipamerkan berasal dari komunitas Desa Sejahtera Astra, UMKM binaan Yayasan Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), serta Grup Astra. Mereka menempati stan Astra dan stan Desa BISA Ekspor (DBE) milik Kementerian Perdagangan.

Executive in Charge Astra, Boy Gemino Kalauserang, mengatakan perusahaan terus mendukung pengembangan UMKM agar mampu menembus pasar internasional dan memperluas peluang pertumbuhan usaha.

“Astra percaya bahwa UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, termasuk melalui penetrasinya di pasar ekspor,” ujar Boy dalam keterangan tertulisnya.

Menurut dia, dukungan tersebut diarahkan untuk membuka peluang usaha yang lebih luas sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Dalam TEI 2026, sebanyak 30 peserta hadir di stan Astra, terdiri atas 20 Desa Sejahtera Astra dan 10 UMKM binaan Yayasan Astra-YDBA serta Grup Astra. Sementara itu, tujuh Desa Sejahtera Astra lainnya tampil di stan Desa BISA Ekspor. Astra juga memamerkan 25 produk UMKM binaan dan usaha dampingan Yayasan Astra-YDBA lainnya.

Produk yang ditampilkan meliputi kopi, teh, kakao, serta aneka olahan pangan dan minuman. Untuk komoditas kopi, misalnya, terdapat kopi biji hijau (green bean coffee) dan kopi bubuk jenis arabika serta robusta dari sejumlah daerah, antara lain Bajawa, Cikoneng, Takengon, Cikajang, Agam, Lampung Barat, Pagar Alam, dan Pakenjeng, Garut.

Selain produk dari desa binaan, stan Astra menampilkan kopi dari UMKM seperti Mucrova Indonesia, Koperasi Marangkai Sejahtera, CV Banyu Hitam Abadi, dan PT Bibit Baik Indonesia.

Untuk komoditas teh, produk yang dipamerkan antara lain teh daun lepas (loose leaf tea), teh artisan (artisan tea), dan racikan teh (tea blend) dari PT Tiga Ekarasa Harmoni melalui merek Teapotto serta PT Tsurayaa Pratama International.

Sementara itu, produk kakao mencakup biji kakao fermentasi (fermented cocoa beans), pecahan biji kakao (cocoa nibs), dan pasta kakao (cocoa paste) dari Desa Sejahtera Astra di Tabanan, Sikka, dan Berau, serta PT Windah Berkah Sejahtera.

Astra juga membawa beragam produk olahan pangan dan minuman, seperti minuman herbal, gula kelapa, coconut aminos, mentega, gelato, keripik tempe, abon, dan kukis.

Produk-produk tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional, dengan negara tujuan antara lain Singapura, Jepang, Belanda, Vietnam, Italia, Cina, India, Argentina, Bahrain, Spanyol, Thailand, Taiwan, Aljazair, Inggris, Amerika Serikat, Australia, dan Prancis.

Untuk meningkatkan kesiapan UMKM memasuki pasar ekspor, Astra menjalankan program Desa Sejahtera Astra Export Champion bersama Kementerian Perdagangan dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Program ini mencakup kurasi produk, pelatihan ekspor, matrikulasi, presentasi bisnis (business pitching), hingga penjajakan kerja sama dagang (business matching).

Partisipasi Astra dalam TEI dimulai pada 2018 sebagai bagian dari rangkaian menuju Dubai Expo 2020. Sejak 2022, perusahaan mengklaim telah melibatkan lebih dari 50 pelaku usaha, termasuk UMKM dan Desa Sejahtera Astra, selama empat tahun berturut-turut.

Melalui keikutsertaan tersebut, total nilai kontrak dan transaksi pelaku usaha binaan Astra tercatat lebih dari US$ 24,29 juta atau setara sekitar Rp 400 miliar. Pembeli berasal dari sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Belanda, Jerman, Nigeria, Uni Emirat Arab, Malaysia, Jepang, dan Australia.

Program pemberdayaan masyarakat

Dukungan terhadap UMKM menjadi bagian dari komitmen Astra dalam mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Perusahaan tersebut akan memasuki usia ke-70 pada 20 Februari 2027 dengan mengusung tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia”.

Astra menyatakan telah menjangkau sedikitnya 16 juta penerima manfaat melalui berbagai inisiatif sosial di berbagai daerah. Salah satunya melalui program Desa Sejahtera Astra yang mencakup lebih dari 1.500 desa di 35 provinsi.

Program tersebut berfokus pada pengembangan kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Melalui pemberdayaan masyarakat dan pendampingan usaha, Astra berupaya mendorong kemandirian ekonomi sekaligus memperluas kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional.

Inisiatif itu, menurut Astra, sejalan dengan cita-cita perusahaan untuk sejahtera bersama bangsa serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Posting Komentar

0 Komentar